Sabtu, 13 Juni 2009
Daily Journal 13-6-2009: Berakhirnya Ulangan Kenaikan Kelas
Nah, intinya aku-- dan teman-temanku tentu saja - sedang bingung-bingungnya mengerjakan soal TIK yang gak jauh painful dibanding soal biologi kemarin. Auh, apa jawaban nomer 27? WiFi Card atau Access Point? pikirku. Weleh, weleh... Rajin ngenet tapi giliran ditanya susahnya kayak ngebasmi setan. Hadoh, hadoh... Bagi anda-anda yang memang pakarnya atau tahu, paling ini hanya a piece of cake, tetapi selaku pelajar yang terlalu memuja hari libur (baca: malas), aku cuman bisa komentar: BUJU BUSETH!!!
Sabtu ini terkesan nightmare bagiku. Udah soal IPS & TIK susah, acara menonton film bareng koncoku harus dirusak dengan pendalaman materi buat TDS! -- hem, yah, bisa ditunda memang, tetapi kenapa habis semesteran ada tes lagi?? Aw shooot... (o-nya kelebihan tuh, liat gakk??). Huahh... aku gak mau sukses TDS... cita-citaku khan menjadi jurnalis merangkap penyiar radio di masa magang SMA, sebagai reporter dan redaksi surat kabar di masa kuliah melajang, dan menjadi dosen setelah berumah tanggaaaa!!! (Lah kok curhat colongan??) -- skemanya keren juga ya (baru nyadar). Sekarang aku jadi berpikir bahwa sukses TDS itu perlu, mwahahahahah!!
---------------------------
Situasi berikut: aku lagi duduk terkantuk-kantuk di aula, mendengarkan monolog Pak Ghofar yang sedang berapi-api di depan, berceramah tentang berbagai hal yang (menurutku) hanya bisa dihayati anak-anak yang polos, patuh nan alim yang sudah pasti di mana aku tidak termasuk kelompok itu. Monolognya tentang bagaimana anak SBI harus bertindak sebagai teladan, tentang persiapan untuk TDS, de el el. Sementara yang lain mendengarkan dengan seksama, aku menulis jurnal ini di balik lembar soal TIK tadi. Whoa, aku baru sadar kalau di barisan kelasku Raka-lah satu-satunya cowok yang tersisa, paling depan lagi! Wadeuh, pasti yang laen pada kabur duluan nih yaa, dasar. Owah, sekarang pidato Pak Ghofar digantikan dengan Pak Ismadji. I don't really need to tell you what he'll talk about. 'Cuz it's gonna be boring, I'll catch up soon to tell you 'bout my movie-watching event! See you!
---------------------------
Siang itu sekitar pukul 11.47 *dred dred dred dred (sound effect deru mesin angkot)*
Aku berada di sini. Di dalam angkot nomor 6. Menuju KFC Pasar Baru.
Point (s of Authority itu lagunya LP di album Hybrid Theory)nya, aku bolos bimbingan belajar. Bersama ******, ****** dan ******. (NB: Demi menjaga nama baik, saya sensor nama-namanya, biarlah saya yang menanggung akibatnya).
Aku tak percaya aku berada di sini sekarang! Seharusnya aku berada di kelas untuk mengikuti
pendalaman materi menghadapi Tes Daya Serap oleh wali kelas! Yang benar saja!
Inilah yang kudapat karena menjadi remaja nekat... yang tidak berani menghadap konsekuensi.
Yah, pokoknya, karena kami berencana catch up untuk nonton film 'Knowing' yang jam 12.15, maka kami skip saja acara bimbingan itu... tadi juga kami tunggu-tunggu gak ada yang datang ke kelas selain anak-anak cowok kelas SBI 2 yang hilir mudik sana sini bercengkrama kayak kambing lepas.
Rencana kami pertama adalah makan di KFC Pasar Baru sekaligus ganti baju.. karena ada isu kalau ke Balikpapan Center (pusat nongkrong anak2 ABG) sekarang gak boleh pakai baju seragam. Sampai di sana kami menyadari kalau kami gak bakal sempat nonton yang jam 12.15, terutama karena waktu nyampe sana aja sudah pukul 12.00! Jadi kami putuskan nonton yang jam 14.35... Wadefakk??? misuhku dalam hati. Mestinya tadi kita ikut bimbingan belajar aja sekalian mengisi waktu secara produktif! Gimana tokh iki!!?? Huhuhuhu... Nyesel deh tadi bolos!
Penyesalan selalu datang belakangan, pepatah berkata. Yah... terbukti sekarang. Benar-benar a waste of time.
Suka gak suka, kita udah terlanjur ganti baju, dan jam digitalku menunjukkan pukul 12.47. Kami lanjutkan perjalanan dengan mengisi waktu di WC eh BC sekaligus melihat-lihat apa yang baru. Terutama Gramedia. Nyesel gak ikut bimbingan TDS, aku membeli satu buku referensi IPA terpadu, yang sekiranya dapat menunjang wawasanku saat ini. Sudah pukul 13.36... akhirnya kami bangkit menuju Indonesia Merdeka -- oh, salah yah? -- keluar dari BC dan menuju Studio XXI.
Sampainya di studio, ternyataaa: RAMAI BANGET, SODARA-SODARA! Kami sampai pesimis bakal dapat tempat duduk... ealah, ternyata masih ada, banyak lagi. Si ****** bikin kaget aja dengan kepesimisannya (bener gak?) yang meyakinkan. Ternyata lagi, kami bertemu dengan classmates kami ******, *******, ****** dan ******. Ada juga Raka dan Gusti yang tadi gak bolos bimbingan (yang ini gak disensor, hehe :D), dan katanya ada guru yang masuk ke kelas dan marah-marah mendapati yang eksis cuman 9 orang. Uhuk, uhuk... Maafkan kami!!!! =( *nangis darah
--------------------
Akhir kata, kami menyesal tidak ikut bimbingan TDS. Maafkan kami, pak, bu. Kami akan berusaha sebaik-baiknya di hari H. Namun bagaimanapun juga, kami semua sudah terbebas dari beban ULANGAN SEMESTER GENAP!! Dan sisa-sisa pelajaran lalu dengan sendirinya masih melekat di otak kami (hopefully) Semoga gak ada yang remidial yah, Amin...
Soal Film 'Knowing'? KEREN BANGET!!! Gak logis sih, tapi tetap saja KEREN ABIS!!! Film itu highly recommendated olehku. Bagi yang belom nonton, cepatan nonton sebelom habis masa tayang! Bagi yang sudah, ayo sharing-sharing tentang filmnya dengan komentar ke akun Facebook-ku atau Blogspot atau E-mail atau malah langsung chatting! Hehehe...
Wassalam,
Administrator
Jumat, 12 Juni 2009
Daily Journal 12-6-2009: TES BIOLOGI
Ah, so, anyway, suasana ini terasa membosankan. Aku terjebak di dalam situasi 'entah-mengapa-belum-ada-yang-selesai-mengerjakan-tes-selain-aku'. Di sini ramai, memang. Di mana dua puluh satu makhluk eksentrik bertitel 'Murid kelas 8 SBI 1' selain aku mati-matian mengerjakan tes biologi sebanyak 40 soal yang susahnya minta ampun, sampai-sampai terpaksa harus menggunakan 3 lifelines seperti 'open the reference book', 'ask the classmates' dan 'paper the one near you' yang ketiga-tiganya bisa digunakan berkali-kali, tentu saja. Oke, ini truely ngelantur karena aku tidak tahu apakah teman-teman sekelasku menyontek atau tidak. Lucu saja rasanya kalau benar-benar ada lifeline seperti itu. Dan kalaupun ada, mereka semua benar-benar harus menabung (bukan menyabung) nyawa-- seperti dalam game itu lhoo.
Setelah Pak Ghofar dengan sukses berteriak-teriak di TOA sambil berkata "Yang sudah selesai boleh pulang" dan "Sampai jumpa"... atau setidaknya itulah intinya, Jhordan yang kebetulan duduk di depanku mengangkat tangan (SATU tangannya, bukan dua-duanya kayak ditodong perampok) dan bertanya apakah sudah boleh mengumpil eh salah mengumpul lembar jawaban tes, membuat Pak Daniel dan Bu Dyah yang kebetulan mengawas jadi tidak bisa melihatku :D. Bu Dyah menjawab boleh, dan akhirnya hampir semua anak-anak kelas maju untuk mengumpulkan lembar jawaban tes mereka. Waduhhhhh, ternyata udah pada selesai??!! Dan apa tadi maksudnya mereka pura-pura goblok belum selesai ngerjain sehingga kupikir aku terjebak dalam situasi 'entah-mengapa-belum-ada-yang-selesai-mengerjakan-tes-selain-aku'???? Buseeeettt!!! Emang dah pada cerdik semua, saluuut!! :D
---------------------------------------------
Ah, ini pertama kalinya aku menulis Daily Journal... lagi mood aja sih. Hmm, memang kelas ini kadang-kadang ngebosenin, tapi sebagian besar waktu yang kuhabiskan di sini begitu mengesankan sampai-sampai gak tahan untuk cepat-cepat menceritakannya di sini. Yang jadi penghalang menceritakan itu cuman karena pemilihan kata yang membingungkan saja... dan aku ingin mengucapkan SEMOGA BERHASIL untuk tes terakhir dan tersulit besok-- IPS dan TIK. Good luck, guys! =)
Minggu, 07 Juni 2009
Beribu Maaf...
Maaf beribu maaf
Thanks for understanding and have a good day...
Sabtu, 30 Mei 2009
Weekly Journal VI
Susah memang sekarang membuat jurnal yang mengesankan, apalagi di musim-musim ujian seperti ini. Online ke blogspot ini aja bela-belain pakai modem rumah yang KUOTANYA UDAH LEWAT 26 JAM! Apa coba ni anak (I'm talking about mehh, huehuehue)
- Senin-Rabu Try Out bimbeeeeeellll!!!!!
- Kamis & Jumat nganggur
Aje gile, cing! Memangnya kenapa kalau habis ulangan langsung belajar? Nyemplung sumur? Gak, kan? Saya sering mendukung beberapa pernyataan teman-teman saya itu karena GAK MOOD GITU LOH. Hanya saja semenjak saya mengikuti kuis di Facebook untuk mengetahui apakah skill saya sudah mencukupi sebagai jurnalis dan mendapatkan hasil yang JELEK BANGET, saya mulai berpikir ke depan... Kalau saya tidak cocok menjadi jurnalis, bakal jadi apa saya? Lebai, memang... Karena masih banyak pekerjaan lain di luar sana. TAPI JURNALIS BUKAN SEKEDAR JURNALIS! Itu adalah pekerjaan mulia yang sungguh luar biasa. Siapa yang bela-belain cari berita ke sana ke sini mondar-mandir sampai pegel buat koran? Luna Maya! (lho?)
Pokoknya jurnalis itu emang pekerjaan paling top! Gak cuman harus menguasai skill bahasa, tapi juga pengetahuan umum yang BENER-BENER UPDATE! And I meant it... Kita gak bakal jadi kuper, karena yang nulis beritanya kita! Ya, cita-cita ini mulai muncul ketika saya menginjak kelas 1 SMP, di mana SAYA MASIH KUPER-KUPERNYAAAA. Dan saat itu saya sangat tertarik dengan sastra, dan petualangan.
Intinya (ama 'pokoknya' enakan mana katanya?), tidak ada cita-cita yang langsung terwujud tanpa usaha, kecuali anda punya jin dari cerita '3 permintaan' yang beranak sepuluh. Wah, dah beli rumah banyak tuh... (btw, gimana cara jin bereproduksi yah? hhe... :P)
- Sabtunyaaaahhh???!!!!
Yang lucunya, sekitar jam 10.31 semua murid kelas 7 dan 8 dipanggil ke lapangan basket untuk mendengar pengumuman yang akan disampaikan Pak Ghofar.
*anak-anak: 'lah, apanya yang lucu?'
*saya: 'bapaknya teriak-teriak dari TOA buat manggil kita aja bikin pintu bergetar, buat apa kita ke sana padahal lebih kedengaran dari kelas?'
*anak-anak: 'kenapa pakai kata lucu untuk mengekspresikannya? (ada gak di antara kalian yang pakali bahasa baku banget begini?)'
*saya: 'soalnya aku lihat di kamus bahasa inggris, RIDICULOUS cocok buat mengekspresikan itu... dan artinya 'lucu banget' kan?'
*anak-anak: 'itu HILARIOUS, dudul. ya RIDICULOUS emang coock buat tu kalimat tapi artinya itu KO-NYOL!'
*saya: 'kayak saya dong'
*anak-anak: *hening* *ada yang muntah-muntah* *ada yang bantuin pegang ember* *ada yang nonton AXN* (gak nyambung)
Hmmm... anyway, anybody... Ini inti dari pengumuman yang dapat saya ambil:
- Di hari Senin (1/06, red--halah) akan ada kunjungan oleh sekolah dari Bontang
- Di hari Senin (1/06, red--lagi) tidak ada upacara
- Di hari Senin (1/06, red--ya ampun) akan ada razia rambut untuk siswa laki-laki
Ya ampuuuunnn...
That's all for this week, guys. Apa hikmah yang bisa kalian ambil dari minggu ini? Apa minggu ini berkesan? Atau tidak? Bagaimanapun juga, if I missed something, just let me know. Hope you'll have a nice weekend! You guys rock! :)
P.S: saya bikin poll di bawah, tuh. vote, ya!
Kamis, 28 Mei 2009
News Break!
*Kukuruyuuuuuuuukkkkk!!!!
"Huaaaahhhmmm!!!" saya menguap. Sembari mengumpulkan nyawa selama beberapa menit, saya melihat ke sekeliling dan mendapati bahwa saya sudah tidak berada di dalam kamar tidur saya! Apa gerangan yang terjadi?? Saya berpikir dalam hati (eh, berpikir dengan otak, ya?), kebingungan yang amat sangat meliputi pikiran. Bukankah tadi saya mendengar suara ayam berkokok? (kalau saya pikir-pikir lagi, di rumah saya gak ada ayam) Saya bangkit dari kubur-- ralat, tempat tidur-- dan berjalan menyusuri ruangan tersebut. Hal pertama yang saya sadari adalah betapa dinginnya lantai keramik di sana, dan kedua, ruangan itu cukup besar di mana tabel periodik berukuran TV 29 inci yang terbuat dari bahan karton tebal tergantung rapi di samping TV yang benar-benar berukuran 29 inci, seolah mereka saling adu ukuran. Sementara di samping tempat tidur, terdapat lemari kaca dengan koleksi lengkap novel seri Agatha Christie, peta-peta geografis, dan beberapa buku referensi tebal yang nama pengarangnya tidak saya kenal. Dari analisa tadi, saya memperkirakan bahwa orang yang memiliki ruangan ini pastilah seorang cendikiawan. Yang mengejutkan, di belakang saya, ada satu drum set Gibraltar dan sepatu Puma hitam datar dengan sentuhan warna putih memanjang di sekitar mata kaki, logo merk terkenal itu terpampang di ujungnya.
*seruan anak-anak di kelas: "tunggu! ini mau menayangkan dokumentasi atau menceritakan tentang sepatu dan ruangan itu sih?!"
*jawaban saya: “sekalian hitung-hitung menuhin halaman dan bikin cerita, siapa tahu ada sesama penulis atau bahkan redaksi yang nyasar ke sini dan tertarik, hehe... saya lanjutkan dulu ya :D
Oke, saya lanjutkan. Sampai mana tadi? Oh, ya.. Logo merk terkenal itu terpampang di ujungnya. Di belakang drum set itu, ada komputer dengan program 'Protool' menyala dengan terang (tunggu! memangnya lampu?). Saya mendekati komputer itu dengan langkah jinjit, betapa dinginnya lantai itu secara misterius, karena ternyata TIDAK ADA AC ATAUPUN ALAT PENDINGIN LAINNYA! Kebetulan di dekat drum set itu ada jendela, yang gordennya masih tertutup rapi dengan white silk curtain (artinya gorden sutra putih, tapi gak enak aja pake kata 'gorden' banyak2), jadi saya sibak gorden itu dengan harapan mengetahui keberadaan saya sekarang, tetapi setelah saya melihat keluar jendela, saya terkaget dan malah lebih merasa lega jika saya tidak mengetahui kenyataan ini: RUANGAN INI BERADA TEPAT DI TEPI JURANG! TIDAAAKKK!!! Apa-apaan ini??!! Aku harus keluar dari sini segera! pikir saya sambil berlari kecil menuju pintu ruangan itu. Tepat saat saya hendak meraih gagang pintu kayu itu, pintu itu dibuka dari luar oleh sosok berwajah familiar itu: Rob Bourdon.
*blesshhh* Nah, itu tadi mimpi saya (walau saya masih belum tahu apakah Rob suka geografi, kimia ataupun novel Agatha Christie...). Kalian mau sharing mimpi kalian di sini?? Ya ya ya ya??!!! *memohon dengan lebai*
Saya berpikir, mungkin selain Weekly Journal, saya akan menampilkan beberapa feature (lu kata henpon?!) ehh... jadi kata apa ya yang tepat? aplikasi? pojok? wacana? hmm... anyway, ini beberapa kolom (itu dia! kata yang bersifat jurnalistik! :D) yang telah saya rencanakan:
Pojok Ilustrasi Cetusan Kita (PICK) : rubrik ini akan menampilkan karya-karya anak-anak sekelas, entah itu cerpen, komik, ilustrasi, puisi, atau hanya sharing biasa!
- Featured Profile : pojok di mana biodata, foto (kalo gak mau ada potonya gpp), dan karya atau ilustrasi kecil seorang korban--euuh, teman sekelas-- akan dipampang dengan megahnya! Di Featured Profile ini, salah satu teman sekelas saya secara acak akan dipilih tiap bulannya, dan di pojok ini ia bisa memasukkan apa saja yang dia mau ke dalam blog dengan syarat masih dalam batas kemanusiaan!
- News Break : kolom tempat berita-berita yang menyangkut BLOG ini dan berita aktual di sekitar kita!
Terima kasih banyak atas dukungan anda semua, yang telah membuat Blog ini menjadi berkembang seperti bunga di samping rumah--euuhh, seperti sekarang. Wassalamualaikum wr wb. =)
Sabtu, 16 Mei 2009
Weekly Journal V
- Senen & Selasa Libur!!!
- Rebu Kemis masuk 2 jam... lagi!!!
- Sabtu gak ngapa-ngapain...
Devira : "Siap!"
Ini dia puisi berantainya! Satu dari kita memulai satu kalimat puisi, kemudian orang selanjutnya harus menulis kalimat yang dirasa nyambung tanpa melihat kalimat sebelumnya. Orang sebelumnya akan memberikan satu kata awal sebagai petunjuk.
air memecah batu
batu yg terganjal di hatiku itu ..
seperti hati ini
tetapi aku tidak mengerti
karena dia ... owh! karna dia!
dia menangis bagai bayi,pilu
lilin yg tak mudah terbakar
api yg memercikan kepedihan, ketidak-berdayaan
bagai tanda yang takakan terlupa
Layaknya petir yg menyambar di siang hari
hanya kamu yang bisaa ...
bisakah ku bertahan ?
aku terbenam dalam kesedihan
lukakah yg kau dapat jika aku mencintaimu ?
bukan lagi senyuman yang terlukis
yang ada hanya kepedihan
kepedihan hati yg tak tertahan
tertahan dan berhenti .
poetry made by :
*devira
*dhiar
*dhynie
*netta
*deye
*wino
16.05.2009
08:55
Yah, itu tadi puisinya... :)
Dan tadi di kelas... di kelass... AKU BOSAANNNN!!!! Ya, lalu kami ada rencana mau nonton 'Angels & Demons' di XXI tapi kita gak dibolehin masuk dengan seragam sekolah!!! Dikira bolos kali, satpam sialan!
Wah, kok saya jadi gini ngomongnya?? Maaf, tobat! >_<
Rabu, 13 Mei 2009
"Hayo liburan 4 hari ini kalian ngapain aja?!"
Dhynie : "Di rumah..."
Ojhie : "Jalan2 di RSBB, soalnya pilek dan karena bundaku juga... terus ke Malfan."
Fira : "Di depan TV, nonton terus gara2 laptopnya diservis 3 hari *meringis*"
Onny : "Cuman nonton TV & gangguin orang."
Anggun : "Pokoknya sebagian besar waktunya dihabiskan dengan TIDUR!"
Romy : "Ngenet dan nonton."
Bella : "Di rumah..."
Aldy : "Begadang, tidur, ke bioskop."
Tio : "Main, tidur."
Farah : "Di rumah, jalan2, ke Mall..."
Dhiar : "Tidur, makan, baca, ngenet."
Laila : "Bersantai di rumah."
Debbie : "Main, tidur, nonton BCB, en jalan2 ke BC."
Wino : "Buka FB, ketemu Julia Perez di Blue Sky [redaksi masih tidak percaya, red.]"
Jhordan : "Gak ngapa-ngapain."
Vera : "Tidur-tiduran di rumah."
Netta : "Di rumah, tidur, makan, bangun, dan tidak mandi..."
Demikian kutipan mengenai kesaksian anak-anak sekelas soal liburan kali ini. Terima kasih telah bersama kami hingga akhir acara berita "Warta 8 SBI 1". Wassalamualaikum wr. wb.